DOSA GHIBAH



Ustad Farhan Abu Furaihan

Mesjid Ibnu Sina, RSUZA, Banda Aceh
Ba'da Subuh, Selasa, 10 Desember 2019.


Kata Ibnu Qoyyim sumber kejahatan adalah banyak kalam dan banyak melihat.

Rasulullah mengajarkan:
Mangkana yukmin billahi wal yaumil akhir fal yaqul khairan au liyasmut"
"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir hendaklah ia berkata yang baik atau diam".

Petunjuk ulama, ingat ayat Allah!
Ma fi bi qaulin illa ....rakibun atiid
"Tidak ada ucapan melainkan dicatat oleh malaikat pencatat amal baik dan amal jahat".

Ghibah = zikru akhuka ....
Menyembutkan sesuatu yang tidak disukai oleh saudaramu. Kalau kejelekan yang disebutkan memang ada, itu namanya ghibah namun kalau tidak ada itu namanya fitnah.

Ghibah = Dosa besar.

Kalau yang kita ngibahi tahu apa yg kita ghibahi maka segera harus minta maaf, kalau tidak tahu maka bagusnya kita istighfar dan juga meminta ampunan kepada saudara yang kita ghibahi tadi.

Afatul Lisan (malapetaka lisan)=
Keluarnya kata kata syirik dari lisannya misalnya mengucapkan bahwa semua agama sama dan diterima oleh Allah, ini adalah ucapan yang kufur.

Juga bersumpah dengan selain nama Allah, ini dihukumi syirik, juga berumpah dengan nabi Muhammad. Juga sumpah pocong.

Ada dua macam sumpah syirik ini:
  1. Sumpah kepada selain Allah namun tidak ada pengangungan kepada nya maka hukumnya syirik kecil
  2. Namun kalau ia meyakini terhadap selain Allah maka hukumnya syirik besar.


Dosa ghibah sama dengan memakan daging saudara nya sendiri, kemudian di hari akhir setelah melewati titi Shirath baru ditegakkan hukumnya. Orang yang ghibah disebut sebagai seorang yang bangkrut di negeri akhirat.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌyā ayyuhallażīna āmanujtanibụ kaṡīram minaẓ-ẓanni inna ba'ḍaẓ-ẓanni iṡmuw wa lā tajassasụ wa lā yagtab ba'ḍukum ba'ḍā, a yuḥibbu aḥadukum ay ya`kula laḥma akhīhi maitan fa karihtumụh, wattaqullāh, innallāha tawwābur raḥīmWahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Allahua'lam

=====#####=====

Mustami'
Khairul Fajri

Komentar