CEPAT "MOVE ON" DENGAN HATI YANG LAPANG


Dr. Ustad Ilham Maulana

Balai An Nur Keutapang Banda Aceh
Ba'da Shubuh, Sabtu, 22 Februari 2020

Berbahagia lah bagi anda yang "kecanduan" untuk melaksanakan subuh berjamaah.

Bersyukurlah kita termasuk orang orang yang Allah inginkan/pilih kita untuk dapat sholat Shubuh berjamaah.

Bagi mereka yang sudah tertutup hatinya, tidak ada pengaruh apa apa bagi mereka peringatan apapun bentuknya.

Di China sudah terkena wabah Corona.
Fadil salah satu yang dikarantina di Natuna pernah mengirimkan video ke Ustad Ilham, Fadil (sebelum dipulangkan ke Indonesia) yang nginap di lantai 17 di sebuah penginapan melihat banyak orang Cina Wuhan saling mengingatkan dengan berteriak antar gedung untuk tetap kuat menghadapi wabah itu.

Mereka saling menguatkan namun ada yang mereka lupakan adalah tidak ada keterlibatan Allah di dalamnya karena mereka tidak beragama. Maka yang terjadi disana adalah banyak di antara mereka stress karena wabah tersebut.

Alasan masyarakat Aceh cepat "move on" dari musibah adalah karena prinsipnya adalah berpegang pada ayat Allah surat At Taghabun yaitu Sungguh musibah adalah dengan izin Allah.

{مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ (11)

Artinya:
Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Rakyat Aceh juga "memahami" penggalan ayat 216 surat Al Baqarah yaitu:

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Artinya:
Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian; dan boleh jadi (pula) kalian menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian. Allah mengetahui, sedangkan kalian tidak mengetahui.

Kemudian juga berpegang pada surat an Nisa yaitu, sungguh yang baik datang dari Allah dan yang buruk dari kalian sendiri.

Quran Surat An-Nisa Ayat 79:

مَّآ أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ ٱللَّهِ ۖ وَمَآ أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٍ فَمِن نَّفْسِكَ ۚ وَأَرْسَلْنَٰكَ لِلنَّاسِ رَسُولًا ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدًا 

Artinya:
Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.

Banyak yang hijrah menjadi lebih baik sesudah musibah tsunami di Aceh, karena iman nya kepada Allah.

Kenapa juga kita mendirikan escape building, membuat breakwater, mitigasi bencana dan simulasi bencana?

Jawabannya adalah karena Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali karena usaha kaum tersebut untuk mengubah keadaannya.

Peristiwa siti Hajar di Safa dan Marwah menjelaskan kepada kita beliau yang berusaha untuk mencari air akhirnya setelah 7 kali berjalan Allah berikan air malah di bawah kaki anaknya Ismail.

Tembok di Henai (Jepang) yang dibangun untuk menanggulangi tsunami, 11 meter tingginya dan masyarakat Jepang yakin dengan hal itu, namun tahun 2011 tsunami datang melewati tembok tersebut hingga banyak jatuhnya korban. Inilah akibat dari mereka tidak ada pegangan kepada Allah, malah yakin kepada tembok yang mereka dirikan.

Kita ummat Islam, ketika bencana terjadi maka dia akan berzikir sebanyak mungkin walau terkadang mereka jarang mengingat Allah sebelumnya.

Ada sedikit pergeseran nilai dalam Islam yaitu menganggap do'a sebagai sesuatu yang terakhir yang dilakukan setelah "lelah" berusaha, namun yang benar adalah do'a berada di depan dan selalu mengiringi usaha yang kita lakukan.

Nabi Musa memulai dengan doa, Rabbisyrahli sadri wayassirli amri....Sebelum bertemu dengan Firaun.
Sekarang doa ini hanya dipakai sebelum pidato, ini juga sebuah pergeseran nilai yang seharusnya dimanapun dan kapanpun doa ini bisa kita gunakan.

Rasulullah sudah dilapangkan dadanya oleh Allah sebagaimana dijelaskan oleh Allah dalam surat Al Insyirah.

Dengan dada lapang tidak ada Suuzdhon kepada Allah ketika kita ditimpa musibah.

Rektor Unsyiah Samsul Rizal ketika "digulung" air tsunami berdoa kepada Allah, ya Allah selamatkan aku kalau aku masih bermanfaat kepada orang lain. Akhirnya Allah hantarkan kayu hingga beliau selamat namun anak anaknya meninggal. Dengan doa Allah selamatkan kita. 

Berdoalah disetiap waktu dengan do'a do'a yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah. 

Doa akan menjadi kekuatan kita ummat Islam yang paling besar, sekaligus membedakan kita dengan orang orang tidak punya agama/kafir.

=====###====
Tanya jawab.

Tanya 1.
Musa sedikit temperamental, ketika suatu ketika pernah mengganggu Harun saudaranya.?


Jawab.
Malah Nabi Musa pernah membanting kitab Taurat ini karena beliau kecewa dengan sebagian kaumnya yang murtad.mengikuti Musa Samiri, namun mereka yang kuat imannya dan dadanya dilapangkan oleh Allah tetap dalam keimanan kepada Allah.

Tanya2.
Berdoa selalu namun terasa tidak pernah dikabulkan.

Jawab
Terkadang kita berdoa dengan tidak diiringi dengan keimanan yang kuat bahwa Allah akan mengabulkan doa kita. Terkadang kita meminta sesuatu yang tidak kita butuhkan. Allah berikan kepada kita sesuai kebutuhan kita, ingatlah bahwa setiap doa pasti dikabulkan oleh Allah.


Tanya.3.
Ujicoba pesawat jet 100 yang berakhir jatuh menabrak gunung salak, sang pilot yang atheis sangat yakin bisa melewati gunung salak, namun gagal, diujung rekaman blackbox dia mengucapkan "oh my god!", padahal dia seorang atheis?


Jawab
Setelah Allah menciptakan Adam dan mengeluarkan seluruh "calon" anak keturunannya dari sulbinya, kita sudah berjanji kepada Allah ketika ditanya apakah Aku Tuhan Kalian, kita semua sudah menjawab Bala Syahidna. Jadi secara fitrah kita sudah mengakui Allah Tuhan kita.


Allahu'A'lam

====###====
Mustami'
Khairul Fajri


Foto ditambahkan Mustami' 
Kamis, 17 Desember 2020.

Komentar

Posting Komentar