RAMADHAN BAGI ORANG BERIMAN IBARAT MENAIKI TANGGA

Ustad Faisal Adriyansyah
Sabtu, 1 Juni 2019 M/ 27 Ramadhan 1440 H
Ba'da Subuh, Mesjid Al Fitrah Keutapang Banda Aceh.

Tanggung jawab orang tua untuk menyelamatkan aqidah mereka (anak anak), apalagi di zaman informasi ini seharusnya lebih menjadi perhatian kita.

Wahyu pertama Iqra' mengandung pesan :

1. Dimensi Aqidah
2. Dimensi Sains

Manusia dibekali akal maka bisa membaca sehingga munculnya peradaban, peradaban tanpa aqidah/iman yang benar akan hancur tidak bermakna.

Alaq:

Manusia diciptakan dari sesuatu tidak bermakna, sesuatu yang melekat/'alaq.

Allama Bil qalam :

- Allah lah yang mengajari manusia dengan pena sehingga dari tidak mengetahui apa.apa menjadi tahu.

Malam Qadar

Malam lailatul qadar jangan lah berharap pohon pohon sujud dan munculnya fenomena fenomena alam.

# Pengalaman Pribadi Ustad ketika dalam pesawat Saudi Airline, beliau melihat ada orang sholat seperti biasa di tempat biasa diletakkan manyat, beliau pun ikut sholat, dan merasakan kebesaran Allah yang luar biasa. Semakin kita tinggi semakin merasakan kebesaran Allah.

#Allah yang telah memperjalankan Nabi Muhammad saw (Isra wa Mi'raj) adalah salah satunya memperlihatkan sebagian kebesaranNya.

Ramadhan (puasa dan qiyamullail) tidak hanya mengajarkan ibadah rutinitas (puasa ada puasa sunnat, begitu juga qiyamullail ada di luar ramadhan), namun lebih dari itu Ramadhan menghendaki kita menjadikannya media untuk berubah menjadi orang orang yang bertaqwa. Al Quran yang turun dalam bulan Ramadhan telah merubah peradaban manusia menjadi peradaban Islam.

#Kebencian sebagian orang terhadap sebutan "Arab" sangat tidak beralasan, pemilihan bangsa dan bahasa Arab adalah hak prerogatif Allah.

17 Ramadhan ketika peristiwa Badar membuktikan adanya perubahan yang membungkam pasukan yang banyak dan memiliki peralatan yang lengkap kalah dengan pasukan kecil tanpa peralatan yang lengkap.
Saat Fathu Mekkah juga terjadi pada bulan Ramadhan yang membuat perubahan tanpa perang namun meraih kemenangan yang besar, bahkan banyak berhala yang dihancurkan.

Perubahan yang seharusnya terjadi dengan adanya Ramadhan adalah merubah diri sendiri (ibdak binafsih).

ilustrasi :

1. Ular : biasanya setelah makan besar, berdiam diri dan berpuasa, hanya sekedar berganti kulit (baju)
2. Ulat: binatang yang merusak, rakus...setelah berpuasa dia berubah menjadi kupu kupu yang indah dan bermanfaat dan tidak rakus.

Berubahlah setelah Ramadhan laksana ulat yang menjadi kupu kupu.
==========###========
Mustami'
Khairul Fajri

Komentar