TUJUAN DIUTUSNYA PARA RASUL

HAKIKAT KEHIDUPAN MANUSIA

(Tujuan Diutusnya Para Rasul)


Dr. Safrizal

Balai An Nur Keutapang Banda Aceh
Ba'da Shubuh, Ahad, 20 Des 2020





Syukur kita kepada Allah yang telah memberikan kemudahan melakukan ibadah sholat di waktu yang diberkahi ini.
Semoga kita ikhlas.

Hadits


Tidak akan disentuh oleh api neraka bagi yang menjaga 2 sholat di waktu dingin.
Para ulama menjelaskan yaitu sholat subuh dan asar.

Rasulullah juga menyebutkan
Malaikat penjaga malam dan penjaga siang saling berjimpa di waktu subuh dan asar, ketika subuh malaikat penjaga malam naik, digantikan penjaga siang dsblknya.


Bukan berarti solat yang lain tidak ada keutamaan nya, seperti juga dijelaskan sholat subuh dan isya yang sangat berat dijalankan oleh orang orang munafik.

Sholawat dan salam kepada Rasulullah

Kita saling belajar dari ilmu akan mendatangkan ilmu yang melekat dalam hati kita (rasikh).

Rasulullah bersabda bahwa
Tidaklah suatu jamaah yang berkumpul di rumah rumah Allah, mentadarus al quran, belajar .....akan Allah turunkan ketenangan kepada mereka, akan Allah limpahkan rahmat (ampunan, selesainya masalah masalah hidup kita, diberikan ganjaran dan ridha Allah), mereka juga dipelihara oleh para malaikat Allah (dalam kitab fadail ilmu dijelaskan bahwa para malaiakat menaungi dg sayap sayapnya), Allah juga menyebut nyebut namanya disaksikan para malaikat malaikat.


Hakikat Kehidupan Manusia
Manusia itu ada 2 potensi besar dari nya.
1. Potensi baik dan bertaqwa
2.Potensi yang jelek, tercela, laknat dan dimurkai oleh Allah

Manusia itu diilhami fujuuraha wa taqwaaha.


Tujuan Diutusnya Para Rasul

Allah mengutus Nabi dan Rasul rasul yang mulia untuk menjaga kaumnya (manusia) agar selalu dalam kebaikan dan tidak terjatuh kepada kemaksiatan.
Sebagai contoh

Surat Ali 'imran

Tugas para Rasul

Laqad mannanallahu ala mukminiin ...


Sungguh Allah memberikan kenikmatan yang besar ketika Allah mengangkat seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri.

Seperti doa Nabi Ibrahim yang mendoakan agar diberikan dari keluarganya Rasul yang mulia, akhirnya Allah dengan taqdirnya mengutus Rasulullah Muhammad.

Tugas Rasul:

1. Mentilawah Quran kepada ummatnya


Yaitu membacakan dan mengajarkan bacaannya dan mengajarkan isi kandungannya sehingga para sahabat dapat mentadabburi Al Quran, bahkan orang orang kafir banyak tersentuh dan masuk Islam karena mencoba pahami isi Al Quran. Orang orang beriman ketika dibacakan Al Quran kepadanya akan bertambah imannya. Ketika kita membaca Al Quran kalau tidak berpengaruh apa apa terhadap kita, maka ada yang salah dengan iman kita. Para Sahabat belajar Al Qur'an itu per 10 ayat Al Quran dihafal dipahami dan diamalkan isinya (menjadi pedoman hidup mereka). Kita yang dikaruniakan hafal 30 juz Al Quran namun tidak memperbaiki akhlak kita dan iman kita maka ada yang salah dengan diri kita.

Ketika Aisyah ditanyakan bagaimana Akhlak Rasulullah, Aisyah menjawab Aklhak Rasulullah adalah Al Qur'an.

2. Wayuzakkiihim (menyucikan para sahabat  sifat sifat jahiliyahnya)


Para ulama menjelaskan Tazkiyah Nabi terhadap para sahabat minimal ada 3 dimensi.

1. Membersihkan mereka sifat sifat jahiliyah yaitu syirik terhadap Allah, mereka menyembah patung dengan alasan mendekatkan diri mereka kepada Allah. 

2. Mentazkiyah dalam bidang ibadah

3. Mentazkiyah dalam bidang Akhlak
Rasulullah membersihkan para sahabat dari akhlak akhlak jahiliyah seperti sikap sombong, bermusuhan dll, seperti terjadi pada 2 qabilah (kaum) selama 40 tahun tetap dalam permusuhan, ketika Rasulullah datang mereka kembali dipersaudarakan oleh Rasulullah. 

Juga Akhlak atau perlakuan para sahabat terhadap para perempuan.


Tanya Jawab

Tanya 1. Membaca Al Quran, bukankah besar sekali pahalanya ? walaupun tanpa mengetahui maknanya, apalagi di bulan Ramadhan bahkan sampai beberapa kali khatam, mohon penjelasan Ustad?

Jawab 1.
Qiraah (Membaca Al Quran)
Seperti hadits dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah menjelaskan bahwa orang yang membaca 1 huruf Al Quran akan mendapatkan 10 pahala, Rasulullah menambahkan bahwa bukanlah ALIF LAM MIIM itu satu huruf, namun Alif 1 huruf, Lam 1 huruf dan Miim satu huruf dst. 
Orang yang membaca Al Quran sesuai dengan tajwid adalah wajib hukumnya, bahkan dosa bagi orang orang yang membaca Al Quran dengan salah. 

Ada hadits yang menerangkan bahwa orang yang terbata bata membaca Al Quran mendapatkan 2 pahala, penjelasannya adalah orang yang terbata bata ini bukanlah orang yang salah dalam membaca tetap sesuai dengan kaidah tajwid yang disusun para ulama. 

Al Quran ini adalah petunjuk bagi orang bertaqwa.

Ada 1 Kisah.

Di sebuah rumah sakit, ada 2 orang ibu yang melahirkan, hingga anak mereka dengan tanpa diduga mereka tidak mengenali anaknya masing-masing dan mereka terus berselisih dengan hal ini. Hingga diambil kesimpulan harus dilakukan test DNA, namun yang mencengahkan keduanya menunjukkan hasil yang masih diragukan oleh kedua ibu tersebut. Hingga kejadian ini diketahui oleh seorang muslim dan beliau langsung merujuk kepada Al Quran bahwa bagian laki laki itu 2 dibanding 1 perempuan. Dari petunjuk Al Quran ini diujilah nutrisi dari air asi kedua ibu ibu ini, hingga langsung didapatkan dengan mudah siapa yang melahirkan anak laki-laki dan siapa yang mendapatkan anak perempuan. Karena Jumlah Nutrisi Air Asi mereka benar benar 2 : 1.

















Komentar